Fashion Entertainment

Fakta Tentang Pagelaran Fashion Everything Indonesia

Muslim Fashion Festival (Muffest) kembali digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 20-23 Februari 2020. Tidak ketinggalan, Asia Pacific Rayon (APR) sebagai produsen serat rayon berkelanjutan kembali berpartisipasi untuk yang kedua kalinya dalam perhelatan fesyen muslim yang sudah diselenggarakan sejak 2007 ini. Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen APR dalam mendukung sustainable fashion, terutama di dalam pasar fesyen muslim Indonesia. Berikut ulasan selengkapnya.

1. Mengangkat tema yang memadukan Indonesia dengan sustainable fashion

Untuk menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sustainable fashion, APR menyelenggarakan pagelaran fashion show dengan tema “Everything Indonesia: From Plantation to Fashion”. Dan lewat pagelaran busana ini lah, APR berkolaborasi dengan enam fashion designer yang tergabung dalam Indonesia Fashion Chambers (IFC) dan memamerkan 72 desain dengan tema modest sustainable fashion.

2. Seluruh desain yang dipamerkan terbuat dari bahan rayon

Sejumlah karya yang dipamerkan pada Jumat malam (21/2) itu terbuat dari serat rayon yang diproduksi oleh APR. Serat rayon APR berasal dari bahan baku terbarukan yang dikelola secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Selain memiliki sifat mudah terurai (biodegradable), bahan rayon yang diproduksi APR memiliki karakter yang jatuh, cerah, dingin dan mudah dikombinasikan dengan bahan lainnya sehingga cocok untuk dijadikan pakaian muslim.

3. Gandeng 6 desainer untuk 72 hasil karya yang unik dan modest

Dari total 72 karya yang dipamerkan, 8 karya dari desainer Anggiasari dan Aninda Razmi ditampilkan pada pembukaan Muffest 2020 (20/2). Sementara 64 karya lainnya ditampilkan pada hari kedua Muffest 2020. 64 Karya yang ditampilkan di antaranya merupakan hasil karya dari tangan dingin desainer Deden Siswanto dan Rosie Rahmadi.

4. Tantri Namirah ikut hadir dalam gelaran fashion show kali ini

Gelaran fashion show yang bertajuk “Everything Indonesia: From Plantation to Fashion” ini memang banyak menyedot perhatian banyak orang. Tidak hanya dari kalangan desainer, para fashion enthusiast juga turut  hadir menyaksikan pagelaran busana yang mengusung sustainable fashion ini. Tidak ketinggalan Tantri Namirah, selebriti dan influencer ini juga ikut berpartisipasi dengan menjadi muse dalam pagelaran kali ini. Ia mengenakan gaun berwarna ungu yang dipadukan dengan inner berwarna silver dan kerudung berwarna senada dengan detail manis di bagian kepala karya Rosie Rahmadi.

5. Tidak hanya mempromosikan gaya busana tetapi juga gaya hidup yang lebih sustainable

Keberadaan APR berperan besar dalam mendukung tren sustainable fashion yang sedang menjadi gerakan baru di dunia fashion dalam menciptakan produk-produk pakaian yang tidak hanya fashionable tetapi juga lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Ali Charisma selaku National Chairman IFC.

“Sebagai desainer, kami sangat terbantu dengan adanya bahan baku berkelanjutan yang seluruhnya berasal dari Indonesia, kami berharap produk rayon APR bisa menjadi solusi untuk masa depan industri fesyen yang lebih ramah lingkungan,” ujar Ali Charisma.

6. APR berupaya merevitalisasi industri tekstil Indonesia

Basrie Kamba selaku Direktur APR mengungkapkan bahwa dengan berpartisipasi dalam Muffest 2020, hal ini juga sekaligus sebagai bentuk kontribusi APR dalam upaya merevitalisasi industri tekstil di Indonesia. Termasuk juga untuk meningkatkan kesadaran sustainable fashion dan mendorong ekspor modest fashion dan menjadikan Indonesia sebagai kiblat fesyen muslim dunia.

Hal ini didukung dengan produksi bahan rayon yang 100% bahan dan produksinya di Indonesia. Walau baru eksis di dunia industri tekstil sejak 2019, APR menunjukkan keseriusannya lewat aktivitas ekspor yang sudah menjangkau 15 negara seperti Pakistan, Bangladesh, Vietnam, India, Turki, Timur Tengah dan sejumlah Negara Eropa.

7. Indonesia memiliki peluang yang besar untuk menjadi kiblat fesyen muslim dunia

Dalam setahun, APR mampu memproduksi 240.000 ton serat rayon untuk memenuhi permintaan pasar domestik hingga global. Belum lama ini, APR juga baru saja melakukan ekspor 10.000 ton serat rayon ke Turki.

Sebagai negara dengan transaksi busana muslim yang tinggi menurut State Islamic Economy Report 2019, membuat peluang Indonesia untuk menjadi kiblat fesyen muslim dunia sangat besar. APR di sisi lain sebagai pihak yang memproduksi serat rayon untuk mendukung sustainable fashion tentu dapat menjadi pionir dalam mengembangkan fesyen yang modest sekaligus ramah lingkungan.

8. Tema “Everything Indonesia” adalah semangat untuk menggunakan produk asli Indonesia

Menggaungkan sustainable fashion tidak ada artinya apabila anak Indonesia tidak ikut ambil peluang dalam menggerakan penggunaan produk yang berasal dari Indonesia. Padahal, sumber daya di dalam negeri tidak pernah habis dikelola dengan baik dan bisa terus dimanfaatkan untuk kebaikan seluruh masyarakat Indonesia sekaligus memperkuat ekonomi bangsa.

Berangkat dari hal itu, APR menyuarakan semangat “Everything Indonesia” untuk menggerakkan penggunaan produk  asli Indonesia. Artinya, bahan baku produk berasal dari Indonesia, diproduksi di Indonesia, dan akan kembali untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia.

Gagasan ini menginspirasi keseluruhan fashion show di Muffest 2020 kali ini, yaitu bahan baku serat rayon yang digunakan berasal dari Indonesia, dibuat oleh desainer berbakat Indonesia dan untuk digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Sumber : https://www.fashionentertainment.web.id/