Fashion Jaman Victoria Yang Lebih Ngenest Dari Milenial

Fashion Jaman Victoria Yang Lebih Ngenest Dari Milenial

fashionentertainment.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Fashion Jaman Victoria Yang Lebih Ngenest Dari Milenial Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Fashion Jaman Victoria Yang Lebih Ngenest Dari Milenial

1. Gaun Bertumpuk atau Ruffle
Gaun yang terkesan berat dan ribet ini sempat menjadi tren fashion yang wajib dimiliki oleh semua Britanian Ladies pada jamannya, lo. Selain ruffle, model kerah rendah atau Sabrina dan model kerah tinggi juga sangat digandrungi. Sentuhan renda-renda juga sering menjadi pilihan para Lady. Walaupun berat dan ribet, tapi baju yang satu ini sukses menampilkan kesan anggun dan terhormat si pemakai.

2. Wajib Pakai Corset!
Kamu yang pernah nonton Pirates of the Carribean pasti ingat dong adegan lucu Elizabeth Swann jatuh ke air saat sesak memakai korset? Ya, korset memang wajib dipakai oleh para Lady untuk terlihat memiliki pinggang yang kecil dan ramping. Sejenis kain yang digunakan untuk menekan bagian pinggang ini dipakai sebelum memakai gaun agar saat dipakai terlihat lebih indah. Fashion item yang bikin sesak napas ini harus diikat seketat mungkin jika ingin mendapatkan bentuk seperti jam pasir.

3. Jangan Lupa Pakai Crinoline
Tidak cukup dengan korset yang bikin sesak napas, para Lady ini juga harus pakai Crinoline. Yaitu kawat yang berbentuk semacam sangkar, bertujuan untuk membuat gaun mereka menjadi mengembang. Pada tahun 1800an tren gaun dibuat sangat besar dan lebar, untuk menampilkan semua detail hiasan, motif, dan jahitan pada gaun inilah Crinoline dipakai. Ukurannya yang sangat besar dan berat tentu saja sangat tidak nyaman dipakai berjalan ataupun duduk.

4. Rambut Digelung Tinggi
Tren rambut pada jaman ini tidak menutupi wajah dan telinga, digelung tinggi atau Curly/ Twist. Kebanyakan mereka menggelung tinggi rambutnya untuk menyesuaikan dengan hiasan kepala yang mereka kenakan. Tatanan rambut yang elegan dan anggun ini banyak dipakai oleh para bangsawan kerajaan. Kalau sekarang lebih dikenal dengan Updo.

5. Topi Bulu dan Bonnet
Seperti di film-film klasik Inggris, banyak Ladies yang memakai topi super lebar yang dihiasi dengan bulu-bulu burung cantik, berwarna-warni. Tren topi lebar ini memang sangat disukai oleh para bangsawan maupun rakyat biasa. Semakin lebar dan indah bulu pada topi mereka menunjukkan semakin tinggi status sosialnya, lho.Selain topi bulu, Ladies pada jaman ini juga sangat menyukai Bonnet. Berbeda dengan topi bulu, Bonnet juga sering dipakai didalam ruangan untuk menjaga tatanan rambut mereka. Bonnet pada zaman ini masih sering dikaitkan dengan tali di bawah dagu.

Baca juga : Fashion ala Coachella Untuk Everday Equipmentmu

6. Sarung Tangan dan Kipas
Fashion item yang satu ini tidak boleh terlewatkan, lho. Apalagi untuk Ladies kaum bangsawan, sarung tangan dan kipas menjadi sesuatu yang wajib mereka kenakan. Kalau kamu perhatikan, sampai sekarang pun Ratu Elizabeth II masih terus menggunakan tren fashion ini. Namun, ternyata ada alasan dibalik ini, yaitu rupanya penggunaan sarung tangan bertujuan untuk mencegah penyebaran kuman saat bersalaman dengan banyak orang. Karena itu, Ratu Inggris perlu mengenakan sarung tangan kala berjabat tangan dengan ratusan orang setiap hari.Kalau kipas lain lagi ceritanya. Ternyata pada zaman ini kipas punya fungsi lebih dari sekedar pelengkap fashion, lho. Kipas menjadi alat komunikasi di pesta-pesta dansa, ataupun acara lain antara pria dan wanita. Untuk lebih mengerti cara berkomunikasi dengan kipas, bahkan sempat ada bukunya. . Salah satunya The Original Fanology or Ladies Conversation Fan karangan Charles Francis Badini yang diterbitkan di London tahun 1797.Contohnya, membawa kipas terbuka dengan tangan kiri menandakan datang dan ngobrol yuk!

7. Jam Saku dan Topi Tinggi
Nah, kalau tren fashion pria di jaman victoria identik dengan jam saku dan topi tinggi. Topi hitam tinggi dan melengkung seperti bentuk pipa ini mulai menjadi tren setelah digunakan oleh Pangeran Albert. Topi ini banyak digunakan oleh kaum bangsawan. Menyemir topi pun wajib dilakukan agar topi tetap hitam mengkilat. Ditambah dengan jam saku pun menunjukkan status sosial mereka. Biasa terbuat dari emas disertai rantai.

8. Victoria & Albert Museum
Nah, untuk mengetahui budaya dan ceritanya memang paling tepat untuk berkunjung langsung ke negara asalnya. Victoria & Albert Museum yang berlokasi di Cromwell Rd, Knightsbridge, London SW7 2RL, UK. Museum ini didirikan pada tahun 1852. Setiap tahunnya dikunjungi lebih dari 3 juta orang.Terdapat 4,5 juta objek yang berasal dari berbagai belahan bumi yaitu dari Eropa, Amerika Utara, Asia, dan Afrika Utara dan berusia dalam rentang waktu 5000 tahun dari zaman kuni sampai sekarang. Macam-macam koleksinya di antaranya keramik, kaca, kain, pakaian, perhiasan, perabotan rumah tangga, pahatan, lukisan, foto, dan lain-lain. Bisa jadi pilihan liburan kamu, nih!

4 busana yang trend di tahun 2019

4 busana yang trend di tahun 2019

4 busana yang trend di tahun 2019 РSama seperti Anda semua merasa nyaman dengan pakaian musim dingin Anda dan menemukan kembali seni busana, penutupan tahun 2018 membuat sebagian dari kita berpikir tentang pakaian kami di tahun 2019.

Kita mungkin memiliki beberapa bulan lagi untuk menunggu sebelum kita dapat * benar-benar * menikmati, tetapi sebelum potongan-potongan ini mendarat dan tren tak terhindarkan menguasai busana, dan kita dapat bersenang-senang membayangkan visi estetika musim kita berikutnya.

Gulir ke bawah untuk menemukan apa yang akan kita semua kenakan di 2019.

1. OVERSIZED HATS

1. OVERSIZED HATS
Jika Anda banyak melirik umpan Instagram Anda musim panas lalu, Anda pasti melihat topi Jacquemus La Bomba. Sekarang sepenuhnya identik dengan SS18, tampaknya merek berlomba-lomba untuk status kultus yang sama musim depan dengan memproduksi inkarnasi lezat mereka sendiri yang kita sudah tidak bisa mendapatkan cukup.

2. SENSIBLE SHORTS

2. SENSIBLE SHORTS
Bersepeda celana pendek mungkin telah mencuri perhatian tahun lalu, tetapi – dan terima kasih Tuhan – musim depan semuanya terlihat sedikit lebih longgar. Rok yang disesuaikan, mikro, selutut. dapat diberikan beberapa bulan karena kita semua mencari alternatif yang lebih kekanak-kanakan untuk musim panas baru kami.

Baca juga :
tips fashion untuk cowo yang suka bergaya kasual
pengenalan kebaya dan sejarahnya
alasan kenapa paris mendapat predikat rumah mode dunia

3. TIGHT PLEATS

3. TIGHT PLEATS
Setelah sukses menjalankan tahun lalu, lipit kembali untuk SS19 tetapi kali ini mereka jauh lebih rumit. Lebih ketat dari sebelumnya, wiru mikro memberikan dampak maksimal karena menghasilkan tidak hanya lebih banyak gerakan tetapi juga siluet yang lebih berfluktuasi saat mengembang dan berkontraksi.

4. TIE-DYE

4. TIE-DYE
Aku tahu. Kami semua terkejut dengan terulangnya cetakan 60-an ini, tetapi sayangnya tampaknya tie-dye benar-benar kembali ke tren. Harus diakui, tren tahun 2019 adalah tren yang jauh lebih menarik. Jadikan seperti Stella dengan pendekatan tanpa pegangan dan pilih dua potong yang cocok, atau – jika Anda seperti kami – Anda mungkin akan menyukai maxi pantai yang lebih halus.